عَنِ الْبَرَاءِ رضي الله عنه: عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي الْأَنْصَارِ: «لَا يُحِبُّهُمْ إِلَّا مُؤْمِنٌ، وَلَا يُبْغِضُهُمْ إِلَّا مُنَافِقٌ، مَنْ أَحَبَّهُمْ أَحَبَّهُ اللهُ وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ أَبْغَضَهُ اللهُ».
Al-Barā` -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Nabi ﷺ bersabda tentang kaum Ansar, "Tidaklah mencintai mereka kecuali orang beriman, dan tidak membenci mereka kecuali orang munafik. Siapa yang mencintai mereka, Allah akan mencintainya. Sebaliknya, siapa yang membenci mereka, Allah akan membencinya."
Takhrij: Muttafaq 'alaihi
Pelajaran dari hadis
1- Di dalam hadis ini terkandung keutamaan besar kaum Ansar. Mencintai mereka adalah tanda keimanan dan bebas dari kemunafikan. 2- Mencintai wali-wali Allah dan menolong mereka adalah sebab mendapatkan cinta Allah kepada hamba. 3- Keutamaan orang-orang pertama dan terdahulu dalam Islam.