عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضيَ اللهُ عنهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ: «اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى».
Abdullah bin Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, bahwa beliau biasa bersabda, "Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan."
Takhrij: HR. Muslim
Pelajaran dari hadis
1- Kemuliaan sifat-sifat ini: petunjuk, ketakwaan, kesucian diri dan kecukupan serta anjuran berperangai dengannya. 2- Nabi ﷺ tidak memiliki kuasa atas manfaat dan mudarat untuk dirinya karena yang memiliki itu semua adalah Allah Ta'ala. 3- Yang memiliki kuasa atas manfaat, mudarat, dan petunjuk bagi makhluk adalah Allah semata, bukan malaikat yang didekatkan maupun nabi utusan dan lainnya.