عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضيَ اللهُ عنهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «رُبَّ أَشْعَثَ مَدْفُوعٍ بِالْأَبْوَابِ لَوْ أَقْسَمَ عَلَى اللهِ لَأَبَرَّهُ».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidak sedikit orang yang berambut kusut dan ditolak di pintu-pintu, seandainya ia bersumpah (berdoa) kepada Allah, niscaya Allah mewujudkannya."
Takhrij: HR. Muslim
Pelajaran dari hadis
1- Allah tidak melihat rupa hamba, tetapi melihat hati dan amalannya. 2- Perhatian seorang insan terhadap amalan dan kebersihan hatinya seharusnya lebih banyak daripada perhatiannya terhadap fisik dan pakaiannya. 3- Merendah dan menghinakan diri kepada Allah adalah sebab doa dikabulkan. Karena itu, Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- akan mewujudkan sumpah orang-orang bertakwa dan menjauhi ketenaran. 4- Menjelaskan metode pembinaan Nabi ﷺ kepada manusia, yaitu agar mereka tidak saling merendahkan satu sama lain.