عن عُمر بن أبي سلمة رضي الله عنه قال: كُنْتُ غُلَامًا فِي حَجْرِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَكَانَتْ يَدِي تَطِيشُ فِي الصَّحْفَةِ، فَقَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَا غُلَامُ، سَمِّ اللهَ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ، وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ» فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ.
Umar bin Abi Salamah -raḍiyallāhu 'anhu- berkata, "Sewaktu kecil aku berada dalam asuhan Rasulullah ﷺ. Pernah tanganku ke sana ke mari (saat mengambil makanan) di nampan, lalu Rasulullah ﷺ bersabda kepadaku, 'Nak, ucapkanlah bismillāh, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di dekatmu!' Maka hal itu senantiasa menjadi cara makanku setelah itu."
Takhrij: Muttafaq 'alaihi
Pelajaran dari hadis
1- Di antara adab makan dan minum ialah membaca "bismillāh" di permulaannya. 2- Mengajarkan adab kepada anak kecil, terutama yang berada di bawah tanggungannya. 3- Kelembutan Nabi ﷺ dan kelapangan dada beliau dalam mengajar dan mengarahkan anak kecil. 4- Di antara adab makan adalah mengambil makanan yang dekat, kecuali jika makanan itu banyak macamnya maka dia boleh mengambilnya dari sisi nampan yang jauh. 5- Kekonsistenan para sahabat terhadap adab yang diajarkan oleh Nabi ﷺ kepada mereka. Hal itu disimpulkan dari ucapan Umar, "Maka senantiasa yang demikian itu menjadi cara makanku setelah itu."