عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رضي الله عنهما قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «كَتَبَ اللهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ، قَالَ: وَعَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ».
Abdullah bin 'Amr bin Al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, ia berkata, Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah telah menulis takdir semua makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, sedangkan Arasy-Nya di atas air."
Takhrij: HR. Muslim
Pelajaran dari hadis
1- Kewajiban mengimani qada dan kadar. 2- Kadar (Takdir) ialah pengetahuan Allah tentang sesuatu, penulisannya, kehendaknya, dan penciptaannya. 3- Mengimani bahwa takdir telah ditulis sebelum penciptaan langit dan bumi akan memunculkan sikap rida dan pasrah. 4- Arasy Allah berada di atas air sebelum penciptaan langit dan bumi.