عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ المُؤْمِنينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: مَا شَبِعَ آلُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ قَدِمَ المَدِينَةَ مِنْ طَعَامِ البُرِّ ثَلاَثَ لَيَالٍ تِبَاعًا، حَتَّى قُبِضَ.
Ummul Mukminin Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- berkata, "Sejak tiba di Madinah, keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah kenyang dengan makanan gandum selama tiga malam berturut-turut hingga beliau diwafatkan."
Takhrij: Muttafaq 'alaihi
Pelajaran dari hadis
1- Penjelasan tentang minimnya kehidupan Nabi ﷺ bersama keluarganya, karena kehidupan yang sejati adalah di akhirat. 2- Ibnu Hajar berkata, "Yang tampak adalah bahwa sebab mereka sering tidak kenyang biasanya karena sedikitnya makanan yang mereka miliki, meskipun terkadang mereka mendapatkannya, namun mereka lebih mengutamakan orang lain daripada diri mereka sendiri."