عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Islam datang dalam keadaan asing, lalu akan kembali asing sebagaimana bermula. Maka beruntunglah orang-orang yang asing."
Takhrij: HR. Muslim
Pelajaran dari hadis
1- Informasi bahwa Islam akan mengalami keterasingan setelah tersebar dan terkenal. 2- Dalam hadis ini, ada salah satu bukti kenabian, yaitu Nabi ﷺ mengabarkan sesuatu yang akan terjadi setelahnya, lalu itu terjadi seperti yang beliau kabarkan. 3- Keutamaan orang berhijrah meninggalkan negeri dan keluarga besarnya demi Islam, yaitu ia akan mendapatkan surga. 4- Orang-orang yang asing adalah yang berbuat baik saat orang banyak rusak, dan mereka adalah orang-orang yang memperbaiki apa yang dirusak oleh banyak orang.