عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال: سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ، فَقَالَ: «الْحَيَاءُ مِنَ الْإِيمَانِ».
Abdullah bin Umar -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Nabi ﷺ mendengar seorang laki-laki sedang menasihati saudaranya tentang sifat malu, maka beliau bersabda, "Sifat malu bagian dari iman."
Takhrij: Muttafaq 'alaihi
Pelajaran dari hadis
1- Sifat yang menghalangi Anda dari melakukan kebaikan tidak disebut malu, tetapi disebut rasa takut, lemah, hina dan pengecut. 2- Malu kepada Allah ﷻ ialah dengan mengerjakan perintah dan meninggalkan larangan. 3- Malu kepada manusia ialah dengan menghargai mereka, menempatkan mereka sesuai kedudukan mereka, dan menjauhi sesuatu yang dinilai buruk menurut adat kebiasaan.