1
اَلْحَاۤقَّةُۙ﴿١﴾
Al-ḥāqqah(tu).
Al-Ḥāqqah (hari Kiamat yang pasti datang).
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
2
مَا الْحَاۤقَّةُ ۚ﴿٢﴾
Mal-ḥāqqah(tu).
Apakah al-Ḥāqqah itu?
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
3
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحَاۤقَّةُ ۗ﴿٣﴾
Wa mā adrāka mal-ḥāqqah(tu).
Tahukah kamu apakah al-Ḥāqqah itu?
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
4
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ وَعَادٌ ۢبِالْقَارِعَةِ﴿٤﴾
Każżabat ṡamūdu wa ‘ādum bil-qāri‘ah(ti).
(Kaum) Samud dan ‘Ad telah mendustakan al-Qāri‘ah (hari Kiamat yang menggetarkan hati).
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
5
فَاَمَّا ثَمُوْدُ فَاُهْلِكُوْا بِالطَّاغِيَةِ﴿٥﴾
Fa'ammā ṡamūdu fa uhlikū biṭ-ṭāgiyah(ti).
Adapun (kaum) Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras,
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
6
وَاَمَّا عَادٌ فَاُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۙ﴿٦﴾
Wa ammā ‘ādun fa'uhlikū birīḥin ṣarṣarin ‘ātiyah(tin).
sedangkan (kaum) ‘Ad telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
7
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍۙ حُسُوْمًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيْهَا صَرْعٰىۙ كَاَنَّهُمْ اَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۚ﴿٧﴾
Sakhkharahā ‘alaihim sab‘a layāliw wa ṡamāniyata ayyām(in), ḥusūman fataral-qauma fīhā ṣar‘ā, ka'annahum a‘jāzu nakhlin khāwiyah(tin).
Dia menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam delapan hari terus-menerus. Maka, kamu melihat kaum (‘Ad) pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah (lapuk) bagian dalamnya.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
8
فَهَلْ تَرٰى لَهُمْ مِّنْۢ بَاقِيَةٍ﴿٨﴾
Fahal tarā lahum mim bāqiyah(tin).
Adakah kamu melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka?
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
9
وَجَاۤءَ فِرْعَوْنُ وَمَنْ قَبْلَهٗ وَالْمُؤْتَفِكٰتُ بِالْخَاطِئَةِۚ﴿٩﴾
Wa jā'a fir‘aunu wa man qablahū wal-mu'tafikātu bil-khāṭi'ah(ti).
Begitu juga, Firʻaun dan orang-orang yang sebelumnya serta (penduduk) negeri-negeri yang dijungkirbalikkan datang dengan membawa kesalahan yang besar.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
10
فَعَصَوْا رَسُوْلَ رَبِّهِمْ فَاَخَذَهُمْ اَخْذَةً رَّابِيَةً﴿١٠﴾
Fa ‘aṣau rasūla rabbihim fa akhażahum akhżatar rābiyah(tan).
Mereka mendurhakai utusan Tuhannya, lalu Dia menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
11
اِنَّا لَمَّا طَغَا الْمَاۤءُ حَمَلْنٰكُمْ فِى الْجَارِيَةِۙ﴿١١﴾
Innā lammā ṭagal-mā'u ḥamalnākum fil-jāriyah(ti).
Sesungguhnya ketika air naik (sampai ke gunung), Kami membawa (nenek moyang)-mu ke dalam (bahtera) yang berlayar
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
12
لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَّتَعِيَهَآ اُذُنٌ وَّاعِيَةٌ﴿١٢﴾
Linaj‘alahā lakum tażkirataw wa ta‘iyahā użunuw wā‘iyah(tun).
agar Kami jadikan (peristiwa) itu sebagai peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
13
فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ نَفْخَةٌ وَّاحِدَةٌ ۙ﴿١٣﴾
Fa iżā nufikha fiṣ-ṣūri nafkhatuw wāḥidah(tun).
Apabila sangkakala ditiup dengan sekali tiupan
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
14
وَّحُمِلَتِ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَّاحِدَةًۙ﴿١٤﴾
Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah(tan).
dan bumi serta gunung-gunung diangkat lalu dibenturkan dengan sekali benturan,
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
15
فَيَوْمَىِٕذٍ وَّقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ﴿١٥﴾
Fayauma'iżiw waqa‘atil-wāqi‘ah(tu).
pada hari itu terjadilah kiamat.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
16
وَانْشَقَّتِ السَّمَاۤءُ فَهِيَ يَوْمَىِٕذٍ وَّاهِيَةٌۙ﴿١٦﴾
Wansyaqqatis-samā'u fahiya yauma'iżiw wāhiyah(tun).
Langit juga terbelah karena pada hari itu ia rapuh.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
17
وَّالْمَلَكُ عَلٰٓى اَرْجَاۤىِٕهَاۗ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌ ۗ﴿١٧﴾
Wal-malaku ‘alā arjā'ihā, wa yaḥmilu ‘arsya rabbika fauqahum yauma'iżin ṡamāniyah(tun).
Para malaikat berada di berbagai penjurunya (langit). Pada hari itu delapan malaikat menjunjung ʻArasy (singgasana) Tuhanmu di atas mereka.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
18
يَوْمَىِٕذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ﴿١٨﴾
Yauma'iżin tu‘raḍūna lā takhfā minkum khāfiyah(tun).
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu). Tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
19
فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖ فَيَقُوْلُ هَاۤؤُمُ اقْرَءُوْا كِتٰبِيَهْۚ﴿١٩﴾
Fa ammā man ūtiya kitābahū biyamīnihī fa yaqūlu hā'umuqra'ū kitābiyah.
Adapun orang yang diberi catatan amalnya di tangan kanannya, dia berkata (kepada orang-orang di sekelilingnya), “Ambillah (dan) bacalah kitabku (ini)!
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
20
اِنِّيْ ظَنَنْتُ اَنِّيْ مُلٰقٍ حِسَابِيَهْۚ﴿٢٠﴾
Innī ẓanantu annī mulāqin ḥisābiyah.
Sesungguhnya (saat di dunia) aku yakin bahwa (suatu saat) aku akan menerima perhitungan diriku.”
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
21
فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۚ﴿٢١﴾
Fa huwa fī ‘īsyatir rāḍiyah(tin).
Maka, ia berada dalam kehidupan yang menyenangkan
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
22
فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ﴿٢٢﴾
Fī jannatin ‘āliyah(tin).
dalam surga yang tinggi
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
23
قُطُوْفُهَا دَانِيَةٌ﴿٢٣﴾
Quṭūfuhā dāniyah(tun).
yang buah-buahannya dekat.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
24
كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـًٔا ۢبِمَآ اَسْلَفْتُمْ فِى الْاَيَّامِ الْخَالِيَةِ﴿٢٤﴾
Kulū wasyrabū hanī'am bimā aslaftum fil-ayyāmil-khāliyah(ti).
(Dikatakan kepada mereka,) “Makan dan minumlah dengan nikmat sebagai balasan amal yang kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.”
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
25
وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِشِمَالِهٖ ەۙ فَيَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ لَمْ اُوْتَ كِتٰبِيَهْۚ﴿٢٥﴾
Wa ammā man ūtiya kitābahū bisyimālih(ī), fa yaqūlu yā laitanī lam ūta kitābiyah.
Adapun orang yang diberi catatan amalnya di tangan kirinya berkata, “Seandainya saja aku tidak diberi catatan amalku
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
26
وَلَمْ اَدْرِ مَا حِسَابِيَهْۚ﴿٢٦﴾
Wa lam adri mā ḥisābiyah.
dan tidak mengetahui bagaimana perhitunganku.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
27
يٰلَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَۚ﴿٢٧﴾
Yā laitahā kānatil-qāḍiyah(ta).
Seandainya saja ia (kematian) itulah yang menyudahi segala sesuatu.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
28
مَآ اَغْنٰى عَنِّيْ مَالِيَهْۚ﴿٢٨﴾
Mā agnā ‘annī māliyah.
Hartaku sama sekali tidak berguna bagiku.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
29
هَلَكَ عَنِّيْ سُلْطٰنِيَهْۚ﴿٢٩﴾
Halaka ‘annī sulṭāniyah.
Kekuasaanku telah hilang dariku.”
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
30
خُذُوْهُ فَغُلُّوْهُۙ﴿٣٠﴾
Khużūhu fagullūh(u).
(Allah berfirman,) “Tangkap dia lalu belenggu tangannya ke lehernya.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
31
ثُمَّ الْجَحِيْمَ صَلُّوْهُۙ﴿٣١﴾
Ṡummal-jaḥīma ṣallūh(u).
Kemudian, masukkan dia ke dalam (neraka) Jahim.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
32
ثُمَّ فِيْ سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُوْنَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوْهُۗ﴿٣٢﴾
Ṡumma fī silsilatin żar‘uhā sab‘ūna żirā‘an faslukūh(u).
Kemudian, belit dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
33
اِنَّهٗ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ الْعَظِيْمِۙ﴿٣٣﴾
Innahū kāna lā yu'minu billāhil-‘aẓīm(i).
Sesungguhnya dia tidak beriman kepada Allah Yang Maha Agung.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
34
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ﴿٣٤﴾
Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmil-miskīn(i).
Dia juga tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
35
فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هٰهُنَا حَمِيْمٌۙ﴿٣٥﴾
Fa laisa lahul-yauma hāhunā ḥamīm(un).
Maka, pada hari ini tidak ada seorang pun teman setia baginya di sini (neraka).
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
36
وَّلَا طَعَامٌ اِلَّا مِنْ غِسْلِيْنٍۙ﴿٣٦﴾
Wa lā ṭa‘āmun illā min gislīn(in).
Tidak ada makanan (baginya), kecuali dari darah dan nanah.
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
37
لَّا يَأْكُلُهٗٓ اِلَّا الْخٰطِـُٔوْنَ ࣖ﴿٣٧﴾
Lā ya'kuluhū illal-khāṭi'ūn(a).
Tidak ada yang memakannya, kecuali para pendosa.”
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar
38
فَلَآ اُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُوْنَۙ﴿٣٨﴾
Falā uqsimu bimā tubṣirūn(a).
Maka, Aku bersumpah demi apa yang kamu lihat
▶ Putar ☆ Bookmark Tafsir Salin Bagikan Gambar