عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ الْخَلِقُ، فَاسْأَلُوا اللَّهَ أَنْ يُجَدِّدَ الْإِيمَانَ فِي قُلُوبِكُمْ».
Abdullah bin 'Amr bin Al-'Āṣ -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh iman itu dapat lusuh di dalam dada salah satu di antara kalian, sebagaimana lusuhnya pakaian yang sudah usang. Maka mohonlah kepada Allah agar memperbarui iman di dalam hati kalian."
Takhrij: HR. Hakim dan Tabaraniy
Pelajaran dari hadis
1- Anjuran memohon kepada Allah agar iman di dalam hati diteguhkan dan diperbarui kembali. 2- Iman itu mencakup perkataan, perbuatan, dan keyakinan. Ia dapat bertambah melalui ketaatan dan berkurang karena kemaksiatan.